Mobil  

Wuling Confero S ACT Pakai Transmisi Semi-Otomatis, Apa Itu?

tautekno.com – Akhirnya ada pilihan transmisi lain untuk Wuling Confero. Bukan otomatis konvensional, bukan CVT dan bukan pula AMT (Automated Manual Transmision) seperti milik Cortez. Namanya ACT atau Automatic Clutch Transmission. Transmisi ini pakai tuas model perpindahan manual dan tidak ada pedal kopling. Anda tidak perlu menginjak pedal kopling lagi, tapi tetap memindahkan gigi layaknya manual biasa. Di situlah keunikannya.

Sebenarnya jenis transmisi ini merupakan teknologi lama. Kategorinya masuk dalam semi-otomatis, sama halnya dengan AMT dan dual-clutch. Merek papan atas seperti Porsche dan Mercedes-Benz pernah menerapkan di produk massal. Namun kepopuleran transmisi otomatis torque converter dan CVT, membuatnya kurang diminati. Padahal, teknologi E-Clutch yang dipakai punya kelebihan tersendiri.

Intinya, struktur transmisi utama adalah manual dengan 6 tingkat percepatan. Seperti AMT, ada aktuator hidrolis untuk menggerakkan kopling tanpa perlu injakan pedal. Beda utama dengan Confero, tidak ada modul untuk memindahkan gigi secara otomatis. Melainkan perlu menggerakkan tuas layaknya transmisi manual biasa. Bagi yang terbiasa bawa mobil manual, jelas sistem ini memberi rasa nyaman dan mudah dioperasikan. Tanpa menginjak kopling, kaki kiri terbebas dari kelelahan. Khususnya saat kondisi jalanan macet.

Baca Juga:  Apa sih Beda Avanza dan Xenia? Penasaran? Cek Yuk!

Proses perpindahan gigi mirip motor bebek tanpa kopling. Hanya saja tidak perlu melepas atau mengendurkan pedal gas. Tetap injak terus saja, lalu pindahkan tuas untuk mengubah gigi. Semua proses secara ajaib berlangsung halus. Jangankan AMT, bahkan lebih mulus dibanding girboks manual. Untuk membuktikannya, tentu Anda harus mencobanya sendiri.

Teknologi E-Clutch buatan Schaeffler amat pintar. Seolah sensor sudah membaca saat tangan pengemudi menyentuh tuas transmisi. Seketika kopling aktif untuk proses perpindahan gigi. Seketika menggerakkan tuas, kopling berfungsi dan gigi bisa berpindah. Komponen yang lebih sederhana, diklaim lebih murah dalam hal perawatan. Seperti mobil manual saja, mengganti kampas kopling dan oli transmisi.

Baca Juga:  Fakta Menarik Seputar GR Supra, Mobil Sport Toyota yang Dirakit BMW

Di pasar domestik Cina, E-Clutch Management System pertama diaplikasikan oleh Wuling Hong Guang S3. Performa dan daya tahannya sudah teruji melalui pengetesan di dataran tinggi, kondisi suhu panas sampai dingin.

Varian Confero S ACT tidak hanya menghadirkan pilihan transmisi baru. Dari luar tak ada bedanya dengan Confero S transmisi manual. Begitu ke dalam, ketemu sesuatu yang baru. Interior kini serbahitam mulai dari dashboard sampai jok kulit sintetik. Beberapa fitur ditambah antara lain: electric adjustable foldable mirror driver seat height adjuster dan emergency stop signal. Kelengkapan lain masih sama dan paling komplet untuk ukuran MPV sekelasnya.

Harga Confero S ACT belum dirilis, sama halnya Cortez turbo. Harap bersabar, nantikan saat pembukaan Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. (Odi)

Baca Juga:  Tips Meminimalisir Blind Spot ketika Mengemudikan Mobil

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website oto.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *