Tips Mudik: Perhatikan Kecepatan Maksimal Jalan Tol Fungsional

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/06/07/Ay6TmsFs/s2-0f20.jpg”>

Pemerintah memang menggenjot infrastruktur dengan membangun beribu-ribu kilometer jalan tol untuk mempermudah akses ke seluruh pelosok daerah di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, beberapa jalan tol masih memiliki status fungsional, yang artinya belum bisa berfungsi dengan baik sepenuhnya. Dan untuk itu, kecepatan maksimal jalan tol fungsional tidak boleh sembarangan.

Beberapa aturan yang dicanangkan pemerintah diberlakukan, termasuk kecepatan maksimal yang diperbolehkan. Hal ini diberlakukan untuk menghindari tingkat kecelakaan dikarenakan kondisi jalan yang masih belum rata serta minim lampu penerangan.

Perhatikan batas kecepatan yang diperbolehkan

Untuk mengurangi kecelakaan yang terjadi, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meminta pemudik yang akan melintasi ruas tol fungsional untuk tidak memacu kendaraan melebihi 40 km/jam. Ketika mengadakan perjalanan, Budi meminta agar pemudik tidak memacu kendaraan melewati batas kecepatan yang telah ditentukan di setiap tol.

Baca Juga:  5 Hal yang Harus Diingat Ketika Memilih Mobil Bekas

Dalam pernyataannya, Budi mengungkapkan, “Saya pikir kita punya waktu libur yang panjang, nikmati saja perjalanannya. Kalau 12 jam jalani 12 jam. Jangan ngoyo karena bisa fatal. Katakanlah Jakarta-Semarang bisa 10-12 jam, tidak perlu dipacu menjadi 6 jam,”

Pemudik yang menggunakan tol fungsional harus ekstra hati-hati. Terlebih ketika melewati jalan tol yang masih belum memiliki penerangan sempurna di malam hari. Kurangnya visibilitas dalam berkendara akan meningkatkan resiko kecelakaan yang terjadi. Apalagi ketika jalanan masih lengang dan marka jalan tidak terlalu jelas terlihat.

Kurangnya visibilitas di malam hari sangat terasa pada tol fungsional

Karena itu, pemudik harus mendapatkan edukasi tentang keselamatan berkendara, terlebih menjelang mudik. Mengetahui semua tips dan trik yang bisa digunakan untuk berkendara di jalan tol bisa mengurangi resiko kecelakaan. Apalagi mudik Lebaran selalu dikaitkan dengan meningkatnya persentase kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Baca Juga:  Membawa Bayi Saat Mudik, Perhatikan 4 Hal Berikut Ini

Pemudik yang ingin melewati jalan tol juga diminta untuk mengetahui pengetahuan umum, mulai dari kecepatan maksimal sampai segala segal serba serbi dalam berkendara jarak jauh. “Masyarakat memang harus diedukasi seperti membatasi kecepatan, memberikan alternatif kapan mudik. Dan makin hari masyarakat itu sangat patuh dengan apa yang kita komunikasikan,” tambahnya.

Selalu perhatikan batas maksimal jalan tol fungsional

Kecepatan maksimal ini juga disampaikan oleh Kapolda Jawa Tengah, Condro Kirono. “Kami mengingatkan agar kecepatan tidak lebih dari 40 km/jam agar aman. Karena titik lelah dari Jakarta itu saat masuk Pemalang, Batang dan Kendal. Oleh karenanya silahkan istirahat di rest area yang sudah disiapkan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan pemudik untuk mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan kendaraan melaju melewati batas kecepatan maksimal jalan tol. Dan tak lupa, pemudik harus memikirkan kondisi badan selama mengemudi dan tetap beristirahat ketika sudah merasa lelah.

Baca Juga:  Teknologi Pengecasan Mobil Listrik General Motors: 10 Menit untuk 300 Kilometer

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *