Mobil  

Pabrik Segera Beroperasi, Hyundai Staria akan Diproduksi Lokal Juga?

tautekno.com – JAKARTA – PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) telah memasuki pasar segmen MPV mewah dengan meluncurkan Hyundai Staria untuk pasar Indonesia. Staria menjadi satu di antara rangkaian model baru yang diluncurkan selama setahun ke belakang. Dengan akan beroperasinya pabrik baru di Cikarang, Jawa Barat, apakah Staria akan termasuk model yang diproduksi atau dirakit dari Indonesia?

Pabrik baru direncanakan mulai beroperasi jelang akhir tahun 2021 ini, yang telah berjalan pembangunannya sejak akhir 2019 lalu. Mengingat pasar MPV yang berorientasi kekeluargaan cukup laris di Indonesia, menarik mengetahui apakah Staria akan termasuk daftar rakitan lokal juga. Setidaknya sudah beberapa model dipastikan akan lahir dari pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.

Apalagi kalau menilik perjalanan merek Hyundai di Indonesia, sudah cukup lama sebuah pabrik di Bekasi menjadi basis perakitan untuk Hyundai H-1, dioperasikan oleh PT Hyundai Indonesia Motor (HIM). Uniknya, H-1 dan Staria bisa dibilang produk yang memiliki basis cukup mirip, sebagai MPV besar yang bisa dibuat memiliki empat baris kursi di dalamnya. Kemungkinan lokalisasi diakui tidak tertutup oleh HMID.

Baca Juga:  Mitsubishi Pastikan Banyak Mobil Baru di GIIAS 2019, Ini Kandidatnya

“Semua kemungkinan itu ada, tapi apakah itu bisa kita realisasikan atau tidak, akan kita evaluasi lebih lanjut,” jawab Makmur, Managing Director PT HMID, saat acara media test drive Hyundai Staria, hari Jumat (10/9/2021).

“Membuat produk menjadi CKD, banyak faktor yang perlu dipelajari. Pertama, bagaimana market tersebut dan mapping secara global makanya kenapa Indonesia dipilih menjadi negara yang memiliki pabrik. Dari HMC itu sudah mengatur pabrik mana untuk pembagian mapping produksinya untuk melayani region mana saja.

“Yang kedua, produk mana saja yang akan diproduksi negara-negara lain, faktornya dari market, kuantitas, kapasitas produksi dari pabrik tersebut dan peraturan negara itu. Kalau dari peraturan negara tersebut memiliki insentif-insentif dari pemerintah besar pasti akan jadi pilar di sana.”

Baca Juga:  GIIAS 2019: Ini yang Baru di Renault Duster Facelift

Saat ini, Staria yang baru debut global pada bulan Juli 2021 ini, diproduksi hanya dari Ulsan, Korea Selatan. Mobil yang disebut sebagai penerus untuk Starex ini memakai platform yang berbagi dengan Kia Carnival terbaru (KA4). Di Indonesia, Hyundai menawarkan Staria dalam opsi konfigurasi untuk 7 dan 9 penumpang.

Posisinya yang diklaim sebagai MPV Premium menempatkan Staria berada di kelas yang selama ini diisi oleh Toyota Alphard dan Vellfire, Honda Odyssey, dan sebagainya. Hyundai mengambil pendekatan unik, dengan mengusung desain eksterior yang bernuansa futuristis, terinspirasi pesawat luar angkasa. Dan dibandingkan para rivalnya di Tanah Air, hanya Staria yang bisa menawarkan empat baris kursi.

HMID memasarkan Staria dengan harga mulai Rp 888 juta (OTR DKI Jakarta), yang dibekali mesin diesel 2.2 liter R II TD-CRDi dan transmisi otomatis 8-percepatan. Spesifikasi teknis tersebut sama seperti dimiliki Hyundai Palisade, yang berwujud SUV.WAHYU HARIANTONO

Baca Juga:  Ini Penyebab Power Window Mobil yang Mendadak Macet

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *