Kemenkominfo ingatkan masyarakat segera pasang STB

tautekno.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengingatkan masyarakat agar segera membeli dan memasang perangkatset top box(STB) menyusul penerapan analog switch-off (ASO) atau penghentiansiaran televisi terestrialsecara analog.

“Sebentar lagi, (setelah) 2 November tidak ada siaran televisi analog,” kata Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia saat webinar “Bimtek Penggunaan Set Top Box Dalam Menghadapi Pelaksanaan ASO Provinsi Kalimantan Utara”, Kamis.

Analog switch-off (ASO) dijadwalkan paling lambat berlangsung pada 2 November 2022. Setelah tanggal tersebut, Indonesia hanya bersiaran televisi terestrial digital.

Siaran digital hanya bisa berjalan pada perangkat televisi yang bisa menangkap sinyal digital. Tapi, bukan berarti masyarakat harus membeli perangkat televisi baru untuk bisa menonton siaran digital.

Baca Juga:  Tecno Phantom X2 diperkirakan rilis Desember 2022

Televisi model lama bisa menangkap siaran digital jika sudah tersambung ke perangkat set top box. Perangkat ini berfungsi mengubah transmisi digital supaya bisa diubah menjadi suara dan gambar pada perangkat televisi analog.

Perangkat set top box saat ini dijual di toko peralatan elektronik, termasuk di loka pasar dalam jaringan. Harganya bervariasi, mulai dari Rp150.000.

Geryantika juga mengingatkan masyarakat untuk membeli set top box untuk menonton siaran free-to-air atau terestrial, bukan untuk siaran parabola atau layanan televisi kabel.

Pemerintah dan penyelenggara multipleksing menyiapkan subdisi berupa set top box gratis kepada masyarakat miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial.

Baca Juga:  Kumpulan Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2022, Cocok Dibagikan ke WhatsApp hingga Instagram

Data terbaru Kementerian Kominfo menunjukkan dari 112 wilayah layanan siaran di Indonesia yang terdampak ASO, sebanyak 98 wilayah layanan sudah memiliki infrastruktur siaran digital. Masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut sudah bisa mengecek apakah tempat tinggal mereka sudah terjangkau siaran televisi digital.

Menurut Geryantika, TVRI, selaku penyelenggara multipleksing, masih membangun infrastruktur siaran digital di 14 wilayah layanan. Sebanyak 12 lokasi diperkirakan akan segera selesai, sementara dua lokasi lainnya diperkirakan selesai mendekati tanggal 2 November.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Baca Juga:  Waspada Broker Forex Penipu Makin Marak Terjadi, Hati-Hati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *