Mobil  

Genesis G80 EV Akan Jadi Mobil Dinas Tamu VIP KTT G20 Bali, Begini Wujudnya

tautekno.com – JAKARTA – Hyundai Motor Group mengumumkan akan menghadirkan Genesis G80 ke Indonesia sebagai kendaraan resmi VIP petinggi negara dalam Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal tersebut juga disampaikan secara resmi oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam pameran The Future EV Ecosystem for Indonesia yang digelar di Jakarta.

Genesis G80 sendiri merupakan sedan sport bertenaga listrik besutan Hyundai Motor Group yang diambil dari basis G80 dengan mesin konvensional. Pabrikan mendesain Genesis G80 dengan menggabungkan nuansa elegan sebuah sedan dan performa dengan sentuhan sport. Genesis G80 sendiri dibekali dengan baterai berkapasitas 87.2 kWh yang menggerakan dua motor elektrik di roda depan dan belakang. Dengan bekal tersebut, G80 mampu menghasilkan tenaga maksimal 364 hp dan jarak tempuh yang mencapai 426 km. “Penunjukkan Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat menghadirkan Electrified G80 di KTT G20 Bali 2022. Genesis telah sepenuhnya siap untuk menyediakan dukungan yang diperlukan untuk kelancaran konferensi tingkat dunia tersebut,” kata Jay Chang, Global Head of the Genesis Brand.

Baca Juga:  Belum Punya Porsche? Coba Aja Lewat VIN Art

Genesis menargetkan posisi sebagai pemimpin era elektrifikasi yang berfokus pada sel bahan bakar dan kendaraan listrik berbasis baterai. Dengan menghadirkan varian bertenaga listrik, Genesis berkomitmen untuk dapat menjadi merek dengan kendaraan yang mendukung 100% bebas emisi di tahun 2030 dan menargetkan netralitas karbon di tahun 2035.

Melalui kegiatan KTT G20 di Bali, Genesis sendiri ingin membuktikan bahwa model yang dihadirkan di pasaran dapat memberikan standar baru untuk sebuah sedan listrik mewah dengan spesifikasi dan teknologi terkini.

Sementara itu kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) sendiri merupakan salah satu lini elektrifikasi yang sedang digenjok oleh pemerintah RI. Pada lima tahun mendatang, pemerintah menargetkan 20 persen dari total produksi mobil di Indonesia masuk dalam kendaraan ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah Indonesia juga ingin mempercepat pertumbuhan elektrifikasi dan akan menghentikan penjualan kendaraan konvensional jenis sepeda motor di tahun 2040 dan mobil di tahun 2050.

Baca Juga:  Toyota Indonesia Perluas Bantuan Alat Medis Bagi Rumah Sakit di Indonesia

DI Indonesia sendiri, Hyundai Motor Group memang dikenal cukup aktif dalam melakukan terobosan-terobosan untuk mengembangkan kendaraan listrik di tanah air. Melalui agen pemegang merk Hyundai di Indonesia yakni Hyundai Motors Indonesia (HMID), beberapa model seperti Ioniq Electric dan Kona Electric sudah mulai dipasarkan sejak tahun lalu di tanah air.

Selain menghadirkan dua kendaraan listrik andalannya, HMID juga berkomitmen untuk membangun pabrik Hyundai Motor di Deltamas, Cikarang, yang akan dijadikan basis produksi kendaraan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan kebutuhan ekspor ke negara-negara di Asia Tenggara.

Hingga pada beberapa waktu lalu, Hyundai juga menginisiasi pembangunan Pabrik Sel Baterai yang merupakan hasil kemitraan Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution untuk memenuhi kebutuhan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Selain itu, melalui HMID, Hyundai juga secara aktif berpartisipasi dalam penguatan infrastruktur Indonesia dengan cara membangun fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di lebih dari 100 titik lokasi yang tersebar di penjuru Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Kepulauan Maluku. Dengan terlibatnya Hyundai pada gelaran The Future EV Ecosystem for Indonesia’ ini, diharapkan dapat menampilkan berbagai inovasi untuk mendorong perkembangan kendaraan listrik di pasar global, termasuk di Indonesia. (ALVANDO/RAJU)

Baca Juga:  Heboh Soal Cat Bisa Terkelupas, Hyundai Indonesia Selidiki Ioniq 5

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *