Mobil  

Dry Box Honeycomb, Box Truk yang Ringan Namun Anti Bocor dan Tahan Karat

tautekno.com – JAKARTA — Industri aftermarket turut berkembang sejalan dengan kendaraan komersial. Salah satunya penyedia box untuk truk. PT SSD (SSB Sammitr Distribution) mengenalkan ‘Dry Box Honeycomb’ secara resmi di Indonesia. Boks truk ini hadir sebagai inovasi terbaru dalam industri logistik Tanah Air. Menggunakan teknologi yang disebut honeycomb yang diklaim lebih kuat, ringan, anti bocor, tahan karat, sekaligus mampu mereduksi efek panas terhadap muatan barang yang diangkut.

SSD merupakan perusahaan karoseri Joint Venture antara PT Sanggar Sarana Baja Indonesia dengan Sammitr dari Thailand yang memproduksi, memasarkan dan menyediakan layanan purna jual untuk solusi transportasi logistik ke pasar Indonesia. Dry Box ini bisa menjadi alternatif bagi para mitra dan pelanggannya untuk mengatasi kebutuhan pengangkutan barang di masa pandemi ini.

Komisaris SSD, David Takao mengatakan material Honeycomb pada bagian board panel merupakan bahan boks truk yang masih langka digunakan di Indonesia. Tapi di negara asalnya yaitu Thailand, SAMMITR sudah memasarkan lebih dari lima tahun menggunakan bahan tersebut. Berkat pengalaman itu, SSD coba menjajakan Dry Box Honeycomb untuk pasar logistik Indonesia.

Baca Juga:  Tidak Ada Penyekatan, Ini Syarat Perjalanan Selama Libur Nataru

“Sesuai dengan komitmen kami, SSD selalu memberi kemudahan dan dukungan bagi para pelanggan dengan melakukan inovasi pada produk serta layanan. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Dry Box Honeycomb pertama di Indonesia,” ujar David Takao dalam keterangan pers diterima Rabu (12/10).

Honeycomb panel merupakan sebuah konsep kontruksi baru. Memakai teknologi pelapisan panel board yang terbuat dari thermoplastic Polypropylene (PP) dan dibentuk menyerupai struktur sarang lebah. Dibangun dengan lapisan fiberglass yang di pres tanpa menggunakan bahan resin maupun lem. Material seperti sarang lebah ini mampu menahan beban merata di seluruh permukaan board panel.

David Takao menjelaskan bahwa Dry Box honeycomb panel ini memiliki beberapa keunggulan seperti ringan, kuat, anti karat, mereduksi panas, perawatan dan perbaikan yang mudah, serta cepat dalam perakitannya sehingga pembeli dapat mengoperasikan truknya lebih cepat. Boks truk ini sangat cocok buat para perusahaan cargoa dan logistik.

Baca Juga:  GIIAS 2021: Mazda Pajang CX-5 Kuro Edition

Bagian dalam box dirancang dengan kerangka aluminium sebagai penguat tambahan, lantai besi dan dinding dalam tanpa lapisan tambahan, sehingga dapat mereduksi panasnya suhu, tahan bocor serta aman bila kontak dengan makanan. Selain itu, tampak bagian luar lebih halus dan rapih serta dapat di cat maupun ditempel stiker.

Meski berukuran cukup besar, namun bobot Dry Box Honeycomb ini lebih ringan sekitar 80 Kg dibanding boks berbahan alumnium yang beredar di pasar. Dengan bobot yang lebih ringan, dapat memperpanjang umur suku cadang serta meningkatkan efisisensi bahan bakar.

“Fokus kami adalah untuk memberikan produk berkualitas tinggi dengan berbagai keunggulan yang telah teruji di negara asalnya serta layanan purna jual mumpuni kepada pelanggan setia kami. Melalui produk Dry Box Honeycomb, dapat memberi pilihan baru untuk para pengusaha yang ingin meningkatkan pelayanannya,” ujar David Takao.

Peluncuruan perdana Dry Box Honeycomb ini dilaksanakan di Kawasan Kemayoran dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Perhubungan Darat, Kasubdit Uji tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Dewanto Purnacandra. (ZENUAR/RAJU)

Baca Juga:  New Daihatsu Terios Dapat Penyempurnaan, Punya Fitur Baru dan Semakin Kekinian

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *