Cara Terbaik Merawat Timing Belt atau Sabuk Mobil Anda Terhadap Kerusakan

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/02/22/Ay6TmsFs/c3-b6af.jpg”>

Ada dua jenis klep (valve), yaitu klep intake dan klep exhaust. Klep intake berfungsi sebagai saluran masuk bahan bakar dan oksigen ke dalam ruang pembakaran. Sedangkan klep exhaust berfungsi sebagai saluran buang sisa pembakaran. Nah, kedua klep (valve) tersebut digerakkan oleh perputaran noken as, dan timing belt berfungsi untuk menggerakkan atau memutar noken as. Merawat timing belt bisa membantu Anda menghemat perbaikan mobil.

1. Mesin Anda membutuhkan timing belt-nya

Pengecekan belt timing dibutuhkan untuk perawatan mobil

Bila menyangkut perawatan dan perbaikan, jangan lupa cek timing belt. Mengapa? Karena timing belt membuat semua bagian mesin Anda bergerak bersamaan pada waktu yang tepat.

2. Ingat penggantian timing belt

Ini terbuat dari karet tahan lama dan tahan panas. Jadi, ini tetap mempertahankan pekerjaan konstan yang Anda inginkan, sampai titik tertentu. Minta mekanik Anda memeriksa timing belt kendaraan Anda selama perawatan berkala yang dijadwalkan secara rutin.

Baca Juga:  Tiga MPV Terbaik Di Bawah 300 Juta Rupiah

Kerusakan pada timing belt membuat mobil susah dijalankan

Jika memiliki mobil yang lebih baru, Anda perlu memikirkan penggantian sabuk mobil setiap 80.000 sampai 160.000 kilometer, atau kira-kira setiap lima sampai delapan tahun.

3. Apa yang mungkin bisa terjadi jika Anda lupa mengganti sabuk?

Kewaspadaan adalah cara untuk menghindari penanganan sabuk yang sudah usang. Mungkin tidak memberikan peringatan yang jelas. Ini berarti mesin hanya akan berhenti, tidak peduli di mana Anda berada. Jelas, ini bisa sangat berbahaya.

Contoh timing belt yang sudah rusak

Selamatkan perbaikan mesin yang sangat mahal, mungkin untuk piston, katup, silinder, camshaft dan banyak lagi. Selain itu, Anda bisa membeli sabuk mobil baru sebagai gantinya. Kerusakan pada sabuk mobil juga membuat Anda mengeluarkan biaya untuk jasa pemasangan yang lumayan mahal, apalagi kalau terjadi pada kerusakan komponen lain yang disebabkan timing belt yang sudah usang.

Baca Juga:  6 Tips Menghemat Energi Mobil yang Tidak Banyak Diketahui Pengemudi

4. Bagaimana cara Anda tahu kapan harus memeriksa timing belt?

Kerusakan pada timing belt akan memberi anda pertanda dengan mengirim beberapa tanda peringatan. Pergilah ke bengkel secepat mungkin jika Anda memperhatikan masalah ini:

Berikut contoh cara memeriksa timing belt pada mobil Anda

Untuk merawat timing belt, pastikan bahwa Anda selalu memperhatikan cara mengemudi dan perawatan mesin lainnya. Selain itu, bagaimana cara Anda memperlakukan mobil juga menjadi salah satu cara membuat timing belt bisa bertahan lama.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Baca Juga:  Tips Mudik: Menghidupkan Mobil Injeksi yang Kehabisan Bahan Bakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *