Cara Memeriksa dan Menambah Oli Power Steering

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2017/07/31/20170731094055-15f3.jpg”>

Kini semua mobil memiliki sistem power steering hidrolik yang membantu pengemudi untuk memutar setir dengan ringan. Sistem power steering terdiri dari beberapa bagian sebagai: rack dan pinion yang digerakkan oleh oli yang bertekanan, dari pompa power steering yang akan membantu putaran setir, dan tabung yang berisi oli di atas pompa (jika tidak cukup oli, setir akan lebih berat dan pompa atau rack dan pinion bisa rusak). Oleh karena itu, harus selalu ingat memeriksa ketinggian oli power steering dan menambahkannya kalau diperlukan.

Cari tabung oli

Oli pada power steering ditemukan pada tabung silinder yang dekat ujung belt power steering

Jika anda kena kesulitan dalam memutar setir atau ada suara bising saat anda memutar setir, mungkin sebabnya oli berkurang. Oli ini bisa ditemukan pada tabung silinder yang dekat ujung belt power steering. Tabung ini bisa terbuat dari logam atau plastik.

Jika anda tidak bisa menemukan tabung itu, bacalah buku manual mobil anda untuk mengentahui lokasinya. Meski tabung oli untuk power steering biasanya berlokasi di tempat yang sama pada beberapa mobil, namun mobil baru mungkin memiliki posisi berbeda.

Periksa ketinggian oli power steering

Periksa ketinggian oli secara berkala

Baca Juga:  Pentingnya KM Mobil Sebelum Menjual Mobil

Jika tabung oil terbuat dari plastik yang tembus pandang, anda bisa melihat ketinggian olinya. Jika terbuat dari logam atau plastik yang tidak tembus pandang, anda bisa memeriksa ketinggian dengan dipstick, yang terdapat pada tutupnya.

Pada beberapa mobil lainnya, ketinggian oli hanya bisa diperiksa dengan akurat setelah mesin menyala beberapa menit, dan mungkin anda harus memutar setirnya beberapa kali saat mesin menyala.

Selain itu, ada gradasi pada petunjuk ketinggian pada dipstick, yaitu posisi panas, saat kondisi mesin panas, dan dingin, saat mesin dingin. Mungkin juga pada mobil lain hanya ada Min dan Max. Pastikan untuk memeriksa ketinggiannya sesuai tanda.

Periksa sedalam apa dipstick terkena oli

Jika anda menggunakan dipstick, angkat dan lap dulu oli yang terdapat pada dipstick, dan kemudian masukkan kembali dan periksa kembali.

Periksa warna oli

Jika warna oli jernih, maka oli itu tidak terkontaminasi

Oli yang baik harus bening, berwarna oranye atau agak pink. Jika oli berwarna coklat atau hitam, artinya oli telah terkontaminasi dengan karet-karet dari selang, atau seal dan ring. Kalau kena masalah ini, mobil harus dibawa ke bengkel untuk memeriksa kerusakan power steering lebih lanjut, apakah perlu diganti atau tidak.

Baca Juga:  Garda Oto Pastikan Evakuasi Mobil Banjir Jakarta Terus Terlayani Baik

Oli power steering akan terlihat lebih gelap dari seharusnya. Jika anda ragu, lihat warna oli yang anda seka dengan sehelai kain kecil atau tisu. Jika warnanya jernih, oli itu tidak terkontaminasi.

Tambahkan seperlunya, sesuai dengan kondisi mobil anda

Untuk melakukan langkah ini, anda harus berhati hati agar jangan sampai tumpah. Pastikan untuk menggunakan oli yang benar, yaitu tingkat kekentalan yang benar untuk sistem power steering anda. Ada banyak sekali jenis oli, dan jika Anda menggunakan oli yang salah, fungsi power steering dan tutupnya akan rusak.

Saat menambahkan oli power steering harus hati-hati jangan sampai berlebihan. Kurang sedikit atau cukup itu lebih baik daripada berlebihan. Karena oli akan memuai saat kena panas. Kalau terlalu penuh, saat mobil berjalan, tekanan berlebih akan bisa menimbulkan masalah lain yang mungkin berbahaya.

Pasang kembali tutup tabung oli

Cara tutup tabung oli tergantung pada jenis mobil anda

Cara tutup tabung oli tergantung pada jenis mobil anda, ada yang mungkin harus menekannya, atau memutarnya. Pastikanlah anda sudah terpasang dengan kuat sebelum menutup kap mesin.

Lakukan pemeriksaan secara teratur. Jika anda menjumpai oli berkurang signifikan atau anda harus sering menambah, mungkin ada kebocoran. Jika anda dengar suara berisik saat setir diputar, mungkin pompa power steering kekurangan oli.

Baca Juga:  Mumpung #DiRumahAja, Mari Pelajari Cara Pasang Busi yang Benar

Oli untuk power steering seharusnya diganti sesuai petunjuk pada buku manual mobil. Panasnya dari mesin akan mengurangi kemampuan oli untuk menjalankan tugasnya. Jadi mengganti oli selalu lebih murah daripada mengganti sistem power steering yang rusak.

Jika Anda tengah mencari Oli Power Steering, coba saja mencarinya di beberapa marketplace di bawah ini:

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *