Cara Aman Menggunakan Kabel Jumper untuk Mengatasi Baterai Mati pada Mobil

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/01/26/Ay6TmsFs/b4-8023.jpg”>

Sistem kelistrikan kendaraan sebenarnya tidak terlalu rumit. Tapi, sebagian besar pengemudi masih belum memahami sistem kelistrikan tersebut. Bahkan, anda mungkin pernah mendengar mitos atau rumor tidak berdasar tentang bahaya pemakaian jumper ketika ada masalah pada mobil. Kabar baiknya, anda bisa melakukan beberapa tindakan dalam menggunakan kabel jumper ketika ada masalah pada baterai.

1. Bagaimaca cara aman menghubungkan kabel jumper dengan bagian baterai?

Jika anda mengetahui sedikit tentang mobil, tentunya anda pernah berhubungan dengan bagian baterai dan sistem kelistrikan mobil. Atau bagi anda yang masih awam tentang pengetahuan ini, ada beberapa aturan umum praktis yang dapat membantu. Namun, ada juga sejumlah kasus yang bisa saja memiliki penanganan yang berbeda.

Kabel jumper digunakan untuk menyetrum baterai

Sebelum anda menggunakan mobil anda untuk melakukan jump start, cobalah untuk menerima jump start dari mobil lain atau pasang pengisi daya ke baterai anda. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah memeriksa manual kendaraan anda untuk memastikan mobil anda tidak memiliki sambungan listrik apapun selain baterai anda.

Baca Juga:  Meski Sederhana, Sarung Mobil Memberi Manfaat Cukup Besar

Jika mobil anda memiliki baterai yang diletakkan di tempat yang ‘aneh’ di dalam mobil, seperti bagian roda atau bagasi, berarti ada kemungkinan anda menggunakan blok persimpangan atau sambungan remote lain selain baterai pada mobil.

2. Apa yang harus dilakukan ketika baterai mobil mati?

Ketika baterai mobil mati, ada beberapa saran yang membuat anda harus melakukan ‘kejutan’ pada baterai anda. Seperti yang telah dibicarakan di atas, untuk melakukan ‘kejutan’, anda bisa menggunakan baterai mobil lain yang masih hidup, atau bisa disebut baterrai donor.

Biasanya, ada baterai donor untuk penyetrum baterai

Ide dasar dari kabel jumper yang aman adalah menghubungkan sistem kelistrikan ke kendaraan donor yang memiliki baterai yang bagus. Lalu, bagian positif harus dihubungkan ke positif dan negative terhubung ke negatif. Menghubungkan berseberangan bisa merusak kendaraan dan menciptakan percikan api yang berpotensi membahayakan mobil.

Baca Juga:  Hati-hati, Tempat Ini Rawan Karat di Mobil

Pada kebanyakan kasus, prosedur teraman untuk menghubunkan kabel jumper adalah dengan:

Contoh penyambungan kabel jumper pada baterai

Gunakan sarung tangan untuk keamanan

Ada beberapa pengecualian pada sistem listrik mobil. Pada beberapa baterai, positif adalah ground, tapi pada kebanyakan sistem elektrik otomotif, negatif yang merupakan ground. Karena itu, anda bisa menggunakan kabel jumper ke logam kosong.

Perhatikan video dibawah tentang penggunaan kabel jumper pada baterai yang mati

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Baca Juga:  Mengisi Tekanan Udara Ban dengan Nitrogen, Apa Pengaruhnya Pada Efisiensi Bahan Bakar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *