Bahayanya Campur Oli Mesin Beda Merek

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2017/08/24/20170824152706-02ab.jpg”>

Bagi sang pemilik mobil, hemat biaya perawatannya adalah satu hal yang sangat penting, namun jangan sampai mengorbankan kesehatan jangka panjang waktu pakai kendaraan. Salah satu kebiasaan yang berbahaya ialah mencampur oli mesin dengan merek lain.

Kadang – kadang pemilik mobil ingin menambah oli yang berkurang di mesin. Seharusnya beli oli merek sama namun terasa berat di kantongnya, jadi ada orang memilih oli yang beda merek tetapi murah. Akibatnya akan terjadi beberapa dampak buruk bagi mesin maupun mobil yang kami tidak bisa membayangkan dulu.

Apa bahayanya saat campur oli mesin yang berbeda?

Menyebabkan reaksi kimia yang merugikan

Dimana, Oli itu kalau dicampur akan lebih hemat atau bagaimana (yang oli – oli itu tidak sama tentang konsentrasi, zat ataupun kapasitas bahan kimia). Tapi sebenarnya kalau oli itu dicampur kemungkinan menyebabkan reaksi kimia yang merugikan.

Baca Juga:  Perlu Anda Ketahui, Hindari Penggunaan Teknik Slipstream di Jalan Tol

Kemungkinan terjadi reaksi

Apalagi, oli itu kan punya kandungan kimia dengan formula yang pemilik mobil enggak selalu tahu. Ada kemungkinan reaksi apa mereka juga tidak tahu. Zat aditifnya berbeda.

Mesin macet

Resiko yang paling parah itulah mencampur oli bisa bikin mesin macet sampai tidak bisa bergerak. Hasil reaksi kimia dikatakan membentuk lumpur yang bikin mesin lecet. Jadi disarankan untuk tidak mencampur pelumas yang berbeda jenis.

Semoga informasi – informasi ini berguna bagi kalian dan mobil kalian selalu dijaga dengan tetap dan benar!

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Baca Juga:  Hindari Tsunami, Mobil Bukan Tempat Aman Untuk Berlindung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *