Apakah Meletakkan Mobil Pada Kondisi Netral Ketika Berhenti Bisa Menghemat Bahan Bakar?

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2017/12/08/XlYbOKmo/a-e18a.jpg”>

Di artikel yang lalu kita sudah pernah memberikan bagaimana menghemat pemakaian bahan bakar dalam pemakaian Air Conditioner (AC) untuk mobil. Lalu, saat ini, Cintamobil akan menjelaskan tentang anggapan banyak orang tentang memasukan gigi ke netral untuk menghemat bahan bakar.

Mungkin banyak pengendara yang bertanya-tanya tentang kegunaan tuas Netral untuk mobil matic. Sebenarnya, tuas netral juga diperlukan untuk mobil matic. Ada saat yang tepat untuk menggunakan tuas netral untuk mobil matic. Tetapi mengganti tuas netral untuk mobil ketika sedang berhenti tidak selalu mempengaruhi untuk mobil menjadi lebih hemat bahan bakar.

Perlukah mengganti gigi netral ketika berhenti?

Dalam kendaraan manual, gigi netral digunakan untuk menyangga mesin saat mengganti gigi untuk melepaskan mesin dari transmisi. Secara otomatis, ada sedikit kegunaan untuk tuas netral. Namun, tuas netral tidak mempengaruhi pemakaian bahan bakar.

Ada beberapa alasan yang membuat pengendara boleh menggunakan tuas netral saat berhenti di lampu merah. Yang pertama, yaitu berhubungan dengan kenyamanan dalam mengemudi. Jika anda mengemudi dalam jarak dekat. Menahan pedal rem atau kopling selama 30-40 detik bukanlah masalah besar. Tentunya anda bisa dengan mudah langsung menekan pedal gas ketika lampu berubah menjadi hijau.

Baca Juga:  Penelitian: Masih Banyak yang Ingin Mengemudi Sambil Menggunakan Smartphone

Pada mobil matic, posisi netral tidak selalu mempengaruhi bahan bakar

Namun, jika anda mengemudi terlalu lama di jalanan perkotaan, kaki anda akan semakin lelah. Kaki anda akan mulai terasa keram di pergelangan kaki atau lutut. Mengganti ke gigi netral dan meletakkan rem tangan bisa memungkinkan anda untuk mengistirahatkan kaki anda sejenak. Berhenti di lampu merah bisa dimanfaatkan untuk meregangkan pergelangan kaki dan meningkatkan sirkulasi pada kaki anda.

Yang kedua, untuk alasan keamana. Ada kemungkinan gangguan dari dalam mobil ketika anda berhenti di lampu merah. Apalagi jika anda membawa anak di dalam mobil. Lampu merah bisa digunakan sebagai waktu untuk melihat anak anda ke belakang, mengambil permen, atau mengambil barang-barang lain. Apapun itu, kita bisa tidak berkonsentrasi penuh pada mobil ketika lampu merah.

Baca Juga:  Mengenal Viskositas pada Oli Mesin Mobil

Untuk mobil otomatis, jika kaki anda pada pedal rem dan secara tidak sengaja sedikit melepaskan remnya, mobil akan melaju ke depan. Dengan mobil manual, jika anda melepaskan kopling, mobil mungkin masih berhenti tetapi bisa melaju ke depan.

Mobil manual sangat bergantung pada kopling dan rem

Meskipun mungkin tidak akan menimbulkan kerusakan yang berarti, bayangkan jika mobil anda menyentuh bagian belakang mobil lain atau menabrak kendaraan lain di depan. Keributan yang terjadi akan mengganggu perjalanan anda, apalagi jika anda sedang terburur-buru.

Selain itu, meskipun teman meletakan mobil dalam kondisi netral, jumlah bahan bakar yang dsimpan terlalu sedikit untuk dianggap sebagai sebuah keuntungan. Beberapa mobil dengan fitur yang menjaga efisiensi bahan bakar bisa menutup mesin ketika kita sedang berhenti di lampu merah. Karena itu, meletakkan mobil ada kondisi netral tidak terlalu membantu penghematan pemakaian bahan bakar mobil.

Baca Juga:  Tips Membersihkan Mobil Agar Terlihat Bagus dan Terawat

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *