Apa yang Terjadi Jika Air Masuk ke Dalam Tangki dan Cara Mengatasinya

tautekno.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2018/03/11/Ay6TmsFs/a3-93df.jpg”>

Bagian tangki bahan bakar mobil seharusnya hanya terisi dengan bensin. Adanya kotoran maupun air yang masuk ke dalam tangki bahan bakar bisa menyebabkan ‘penyakit’ pada mobil Anda. Untuk itu, ketahui gejala air masuk ke dalam tangki mobil dan cara yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Mengetahui adanya air yang masuk ke dalam tangki mobil

Kebanyakan tangki bahan bakar pada mobil memiliki sistem yang bisa menghalangi benda asing masuk. Tapi, bisa jadi karena keteledoran pengemudi maupun kesalahan sistem mobil, air masuk ke dalam tangki bahan bakar. Hal ini bisa menjadi masalah serius yang perlu segera ditangani.

Air dalam tangki bisa berbahaya bagi mobil

Indikator yang bagus adanya air yang masuk ke dalam tangki bahan bakar adalah adanya perubahan performa mendadak pada kendaran. Ketika Anda mencoba untuk mempercepat atau mobil sering ‘tergagap’ dan tidak konsisten, atau ketika Anda mencoba untuk melaju lebih kencang tapi mobil seperti tidka mau memmatuhi perintah Anda, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Baca Juga:  Hilangkan Kecemasan dengan Membeli Mobil Bekas Bergaransi

Jika hal yang disebutkan di atas terjadi tepat setelah Anda mengisi bahan bakar, masalah ini adalah indikator terbaik yang mengatakan bahwa ada air yang masuk ke dalam tangki bahan bakar Anda. Mobil yang terbatuk-batuk atau tersendat-sendat terjadi karena adanya air yang tersedot sampai bagian injektor.

Jika hal ini terjadi, berarti air tidak ada pada bagian mesin. Ketika air disuntikkan ke dalam ruang bakar mesin, air berubah menjadi uap. Tapi uap tidak menekan atau meluas, jadi piston tidak memiliki apa-apa untuk didorong. Tekanan menndadak pada kecepatan tinggi pada mesin mungkin berasal dari saat injektor mendapatkan bahan bakar baru setelah menyemprotkan air.

Salah satu tandanya adalah mobil susah dihidupkan

Air dalam bensin tidak hanya menyebabkan masalah pada silinder, tapi juga dengan mudah merusak injektor jika uap mengembang dengan cepat di ujung injektor (karena panas injektor yang melekat). Jika air berada pada sistem bahan bakar untuk waktu yang lama, bahkan bisa menyebabkan karat pada sistem bahan bakar Anda.

Baca Juga:  Berjalan Bersama Komunitas? Siapkan 5 Tips Berkendara Bersama Konvoi Mobil

2. Mengeluarkan air dari tangki

Memiliki sedikit air pada tangki bensin adalah normal bagi mobil. Semua minyak bumi mengandung sejumlah air yang terlarut dalam komposisinya. Untuk bahan bakar bensin, biasanya ada 0.5% air terlarut. Tapi butuh banyak air untuk bisa menyebabkan gejala di atas. Karena air dengan jumlah yang cukup banyak, maka Anda harus mengeluarkannya dari tangki.

Kuras habis bensin pada tangki untuk menetralkan bahan bakar

Salah satu caranya adalah menguras tangki dan mengganti bahan bakar yang terkontaminasi dengan bahan bakar yang lebih bersih untuk gejala air masuk ke dalam tangki mobil. Tapi hal itu merupakan salah satu pemecah masalah yang terdahulu. Saat ini, sudah ada bahan pengering tradisional, seperti Dry-Gas yang bisa menguras air pada bahan bakar. Agen pengering lainnya DFS Plus tanpa bisa menjadi pertimbangan bagi kendaraan tua.

Baca Juga:  Bubut Rem Cakram Yang Bergelombang, Amankah?

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://tautekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://tautekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *